Materi Fiqih kelas V MDTA Mahmudiyyah Cicurug Sukabumi



Materi Fiqih kelas V MDTA Mahmudiyyah Cicurug Sukabumi
^_^


Assalamu’alaikum, wr.wb

Sholeh dan sholeha ibu, santri atau santriwati MDTA Mahmudiyyah yang ibu cintai, semoga kabar kita semua tetap dalam  keadaan baik, sehat wal ‘afiat dan tetap semangat.

Juga teruntuk bapak/ibu wali santri yang saya hormati, salam baktos kango sadayana. Semoga kita selalu ada dalam  lindungan Alloh SWT. Di berikan kekuatan dan kemampuan untuk senantiasa membimbing putera-puteri kita menjadi anak yang sholeh/sholeha, berguna bagi nusa, bangsa dan agama.

Dalam momentum belajar online ini, yuk kita baca artikel atau materi yang membahas tentang shaum atau puasa.

Siapa yang sudah rindu dengan bulan suci Ramadhan?

Ya, kita semua pasti sudah merindukannya, karena di bulan tersebut kita di wajibkan untuk melaksanakan salah satu perintah Alloh SWT. Yaitu puasa.

Apa sih puasa itu?

Puasa dalam Islam juga sering disebut shaum yang merupakan salah satu ibadah yang telah dicontohkan oleh Rosululloh SAW. Puasa bisa kita artikan dengan menahan diri dari hal-hal yang sudah di tentukan, contoh makan atau minum. Yang di barengi dengan niat untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Pengertian puasa Ramadhan wajib dilakukan oleh umat Islam. Hal ini sudah dijelaskan dalam firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183 yaitu:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Siapa yang sudah hapal ayat di atas?

Jadi firman Allah SWT di atas menjelaskan bahwa melaksanakan puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya, di mana hal tersebut adalah bentuk pertanggungjawaban manusia kepada penciptanya secara langsung serta kegiatan yang menyangkut hablum minallah atau hubungan kita dengan sang pencipta Alloh SWT.

Selain pengertian puasa Ramadhan di atas, ada beberapa hal penting lainnya menyangkut puasa Ramadhan seperti rukun puasa Ramadhan, syarat puasa Ramadhan, dan lain sebagainya.

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Setelah mengetahui pengertian puasa Ramadhan, berikut ini adalah syarat wajib untuk menjalankan puasa Ramadhan yang baik dan benar.

1. Mempunyai keyakinan Islam atau beragama Islam
2. Telah melalui masa baligh atau telah mencapai umur dewasa
3. Mempunyai akal
4. Sehat jasmani dan rohani
5. Bukan seorang musafir atau sedang melakukan perjalanan jauh
6. Suci dari haid dan nifas
7. Mampu atau kuat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan

Nah, jika kita sudah memenuhi syarat wajib yang sudah di sebutkan di atas, maka kita wajib untuk melaksanakan shaum atau puasa di bulan Ramadhan nanti yah.
Syarat wajib puasa Ramadhan di atas harus dipenuhi untuk menjalankan puasa Ramadhan. Baligh atau telah mencapai umur dewasa memang menjadi salah satu syaratnya, namun untuk anak-anak juga harus di ajari sejak dini untuk mulai berpuasa meskipun hanya setengah hari dan lebih utama untuk mengajari amalan-amalan dalam puasa Ramadhan.
Rukun dan Sunnah Puasa Ramadhan
Setelah syarat wajib puasa Ramadhan telah terpenuhi, kalian  harus melaksanakan rukun puasa sebagai berikut:

1. Niat

Niat dan doa di bulan Ramadhan merupakan tahapan penting dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Niat dilakukan sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Niat doa puasa Ramadhan diucapkan sebelum fajar tiba. Beberapa hadist menjelaskan juga bahwa niat bisa diucapkan malam harinya sebelum sahur atau setelah sholat tarawih.

2. Menahan diri dari kegiatan makan, minum, maupun hal-hal lain yang membatalkan puasa.

Itulah Rukun puasa, hanya ada dua ternyata yah, semoga kita bisa terus mengingatnya yaahhh..;D

Hal yang Sunnah Ketika Berpuasa

Selain pengertian puasa Ramadhan, syarat, hingga rukunnya, kamu juga harus mengetahui sunnah-sunnah puasa Ramadhan agar amalan ibadahmu semakin besar. Berikut beberapa sunnah puasa Ramadhan.

1. Sahur
2. Segera berbuka saat waktu buka puasa
3. Membaca doa buka puasa
4. Berbuka dengan yang manis-manis
5. Memberi makan pada orang yang berbuka
6. Memperbanyak ibadah dan berderma, dan masih banyak lagi

Hal yang Makruh Saat Berpuasa

Sholeh/sholeha, masih ingat kan pengertian makruh itu apa?

Pinter!!

 Makruh adalah ketika kita melakukan satu hal yang di makruhkan  tidak akan mendapatkan dosa, tapi apabila kita tidak melakukan atau mengindari dari perkara yang di makruhkan itu maka kita akan mendapatkan pahala.
Nah, oleh sebab itu sebaiknya hal-hal yang makruh itu tidak kita lakukan. Termasuk juga hal-hal yang di makruhkan ketika kita melaksanakan puasa. Yaitu :

1. Berbekam
2. Mengulum sesuatu di dalam mulut
3. Merasakan makanan dengan lidah, contohnya saat memasak dan mencicipnya
4. Memakai wangi-wangian
5. Bersiwak atau menggosok gigi saat terkena terik matahari
6. Berkumur di luar kumur wudhu

Nah, sampai sini ibu cukupkan dulu materinya yah, semoga bisa di pahami.


Ibu juga berharap sholeh/sholeha jika menemukan bahasan yang kurang di pahami silahkan untuk di tanyakan.

Mengenai pembahasan lain yang masih berkaitan dengan puasa, kita bahas lain waktu yah pekan depan insyaalloh.. seperti siapa saja yang di perbolehkan untuk tidak melaksanakan puasa, hal-hal yang membatalkan puasa dan lainnya.
Semoga bermanfaat…


Wassalamu”alaikum, wr.wb
Next Post Previous Post
4 Comments
  • Ibrahim Dutinov
    Ibrahim Dutinov 9 April 2020 pukul 13.15

    Makasih Bu Materinya

  • Fira Ibrahim
    Fira Ibrahim 9 April 2020 pukul 15.50

    Ini murid kelas berapa yang komentar?

  • Ibrahim Dutinov
    Ibrahim Dutinov 9 April 2020 pukul 16.12

    Kelas 5 1/4 Bu , suka diemnya deket pintu biar cepet pulang

  • Fira Ibrahim
    Fira Ibrahim 17 April 2020 pukul 07.00

    Pantesan suka ranking terakhir

Add Comment
comment url



Beri Dukungan

Nih buat jajan