tehfira.my.id

Menjadi Ibu Rumah Tangga Sekaligus Pekerja Yang Sejahtera, Kenapa Tidak?


 


Pekerjaan yang seharusnya mendapat apresiasi paling tinggi adalah IRT atau Ibu Rumah Tangga. Kenapa? Ya, karena pekerjaan ini luar biasa menguras fisik dan mental. Ini aku berbicara sesuai dengan pengalaman ya, memang sih pengalamannya masih seumur jagung, tapi percayalah semua ibu rumah tangga didunia ini butuh diapresiasi terkhusus oleh sang suami atau keluarga dekat yang disayanginya.

Namun sayangnya, masih sedikit sekali orang yang menyadari atau menghargai betapa kerasnya ibu bekerja setiap hari untuk mengurus segala sesuatu di rumah. Apalagi kalau ditambah nyambi jadi seorang karyawan misalnya. Beuh itu double perjuangannya!.


Bagi aku pribadi, Ibu rumah tangga itu bukan hanya yang 100% stay dirumah saja. Hanya mengrjakan pekerjaan rumah saja seperti nyuci, masak, ngepel, belanja, ngurus anak. Lantas misal yang bekerja di luar untuk membantu suami memperbaiki ekonomi keluarga tidak disebut seorang ibu rumah tangga yang utuh. Oh big No! karena aku pribadi merasakan itu, menjadi ibu rumah tangga sekaligus pekerja.

Bagaimana, disesali kah? Insyaallah tidak, karena aku percaya ini adalah ketentuan dari Nya. Jalani saja dengan penuh lapang dada, yang penting kita harus tetap menjaga kewarasan dan selalu bahagia:


1. Perhatikan me time 

Sebagai seorang ibu rumah tangga sekaligus pekerja, penting untuk tidak mengabaikan waktu luang untuk diri sendiri.


Seperti disiplin dalam menjaga pola tidur yang sehat, pola makan yang sehat, termasuk pola pikir yang sehat. Alhasil nanti energi dan semangat kita akan optimal. 


2. disiplin waktu untuk setiap kegiatan

Dengan cara kita menjaga kedisiplinan waktu dan mengatur waktu untuk setiap kegiatan dapat membantu ibu rumah tangga sekaligus pekerja  untuk menghindari terjebak dalam distraksi seperti media sosial, menonton televisi, atau gangguan lainnya. Mmmm pernah merasakannya, kan? Hayoo ngaku saja wahai para mak mak. hhe


Hal ini bisa kita siasati dengan memasang alarm misalnya. Nah, cara ini efektif untuk mengingatkan saatnya untuk menyelesaikan tugas tertentu dan bisa membagi waktu. 


Dengan mengatur waktu dengan bijaksana, ibu dapat menjalankan hari dengan lebih efisien dan fokus pada tugas-tugas yang perlu diselesaikan.


3. Olahraga

Buibu, cobalah untuk meluangkan waktu setidaknya 30 menit setiap hari untuk berolahraga, entah itu dengan melakukan pemanasan ringan, mengikuti gerakan senam melalui video di internet, atau sekadar berjalan kaki. 

Dengan berolah raga, Insyaallah kita akan merasa bugar dan sehat, sehingga tugas-tugas sehari-hari bisa terselesaikan dengan efisien dan efektif.


4. Libatkan pasangan dalam mengurus rumah tangga

Ada yang bilang kalau mengurus rumah tangga itu mutlak hanya tugas istri saja, sedangkan suami tugasnya mencari nafkah, kerja diluar. Lha, bagaimana dengan seorang istri yang nyambi kerja diluar juga, karena terdesak faktor ekonomi misalkan. Apa tetap prinsip mengurus rumah tangga itu full tugas istri tetap berlaku? Menurutku ini sih kurang adil.

Lagian menurut aturan agama kita juga yang sebenarnya bertugas untuk misal nyuci, masak, memngurus anak itu adalah suami, bukan istri. 

Tapi memang jika istri yang mengerjakan maka itu akan menjadi pahala besar. Demikian pula dengan kerjanya ia di luar untuk menambah income, Insyaallah itu akan menjadi ladah amal sedekahnya. Selama sang suami meridhoi untuk kerja, terus pekerjaannya tidak melanggar aturan syariat agama, why not? 

Yang terpenting adalah kita sebagai ibu rumah tangga mampu menyeimbangkan dan berlaku adil dalam tugas-tugas juga tanggung jawab yang kita emban. 


Nah, itu beberapa tips yang dapat buibu lakukan untuk tetap menjaga kesejahteraan meskipun ditengan gempuran zaman yang semakin tak karuan. 



Related Posts

There is no other posts in this category.

1 komentar

  1. Memang sih Teh Fira, distraksi media sosial dan hiburan lain internet, bisa jadi momok yang menghantui siapa saja.

    But, dengan tips mendisiplinkan waktu dan diri ala Tth ini makin banyak yang tercerahkan dan semangat mengubah yang buruk2 hehe

    BalasHapus

Posting Komentar