Keutamaan Menjadi Ibu


Di tulisan kali ini rasanya aku pengen banget ngeluarin semua uneg-uneg yang aku alami setelah menjadi seorang ibu. Seperti mimpi memang, rasanya baru kemarin sore aku adalah jelmaan dari seorang gadis yang menyibukan diri dengan berlari kesana kesini, sengaja mencelupkan diri keberbagai organisasi. Pergi pagi pulang malam mencari hal unik di masa remaja, yah sah-sah saja kan asalkan tidak keluar dari aturan.

Nah, setelah aku memutuskan untuk mengakhiri masa lajang, menjalani peran sebagai soerang isteri dan tak lama Allah naikkan peranku sebagai seorang ibu. Waaw.. di luar dugaan sebelumnya, asli tak seperti yang ada di teori.

kenapa? Jadi isteri itu gak gampang manteman. Banyak banget hal yang harus ditunaikan. Apalagi ditambah jadi seorang ibu, so amazing pokoknya.

Berlatih Kesabaran

Bicara soal kesabaran, orang pasti berkata "sabar itu, ada batasnya" padahal aslinya sabar itu gak ada batasnya manteman, serius. 

Jadi seorang ibu itu salah satu ajang untuk berlatih kesabaran, kita nggak bisa semena-mena menuruti nafsu amarah kita. Misal pas kita pengen marah ke anak atau bahkan ke suami yang pada kenyataannya kadang terlimpahkan ke anak, nah itu kita harus sebisa mungkin nggan boleh marah, tahaan aja mak. telen sampe ke usus halus. Sama hal nya pas kita ngerasa kesel atau capek atau sejenisnya. wkwk

Tapi tenang aja manteman, khusunya emak-emak. nggak ada seseuatu yang sis-sia, apalgi kita memperjuangkan kesabaran. Ada pahala besar menanti lho mak.

"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah;153)

Tuh kaan maak, Allah udah janji kalau kita selalu sabar maka pertolongan-Nya sangat dekat. yaah meskipun nggak mudah, ya kan?

Terus nih ya, sabar itu juga bisa mendatangkan keutamaan-keutamaan yang keren juga, diantaranya nih:
1. Sabar membuat kita dapat bertemu dengan nabi
2. Dapat ganjaran syurga
3. Mencagah kita ari kemunkaran
4. Mendapat taufiq dari Allah SWT

yo ayok manteman, kita belajar sabar. khususnya buat para emak-emak dimanapun berada yang ladang sabarnya berserekan di setiap sudut rumahnya.

Menjadi lebih Dewasa

Kadar kedewasaan seseorang itu nggak di ukur dari umur ya kan? tapi seberapa mampukah ia menghadapi persoalan, ujian kehidupan. 

Menjadi seorang ibu juga termasuk ujian lho, persoalaan yang harus terpecahkan dan di kerjakan juga. Contoh nih ya, pas anak lagi sakit, sikap yang tepat sebagai seorang ibu harus kaya giman tuh. Masa iya anak di biarin gegara kesel dengan tingkah manjanya. Bukan itu aja, dewas juga ternyata berarti kuat.

Yups, kita sebagai seorang ibu haru menjadi sosok yang kuat.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya, ibunya telah mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah lemah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku lah kembalimu" (QS. Lukman:14).

Insya Allah, kalo udah jadi ibu mah semakin lama juga bakal semakin terlatih kedewasaan dan kekuatannya. 

Ya iyalah, jangan jauh-jauh. Pas ngandung bayinya aja itu tentu bukan hal yang mudah lho, melahirkan, menyusui, mengurusnya.

Sosok Penuh Kasih sayang

Seorang ibu di kasih keistimewaa sama Allah berupa rasa kasih sayang yang lebih, Ibu tentu selalu mau berkorban untuk anak yang disayanginya sampai-sampai berani mengorbankan dirinya lho. Misal nih ya, emak-emak akan rela berlelah menggendong anaknya, atau seorang ibu yang rela makan asal anaknya mendapat makanan.

Bisa dijamin, kasih sayang ibu ke anak tuh nggak ada bandingannya. 

Terdekat dengan Buah Hati

Umumnya ibu akan menjadi sosok yang paling dekat dengan buah hati atau anaknya, Hal ini kadang menjadikan sebuah ikatan bathin atau firasat yang tepat satu sama lain, ketika terjadi sesuatu sama si ibu, biasanya anak akan mpunya firasat dalam hatinya , begitu juga sebaliknya.

Ini pernah aku alami sendiri lho, bahkan terhitung sering. sampai sekarangpun. Aku sama umi, posisi kita lumayan jauh, kalo udah lama nggak berkabar dan ada sesuatu hal yang terjadi ke umi, pasti perasaanku ikut nggak enak. 

Jadi, nggak bisa diangggap remeh ikatan bathin anak sama ibu tuh. Ah dasar emang kuasanya Allah luar biasa.

Pendidik yang Terbaik


Idealnya seorang ibu harus bisa menjadi pendidik yang baik, sekaligus menjadi ibu yang cerdas dan tentunya sholeha. Karena merupakan tugas seorang ibu menanamkan berbagai ilmu kebaikan untuk anaknya sejak kecil sehingga diharapkan anaknya tumbuh menjadi anak yang heba, berguna bagi nusa bangsa terutama agama.

So, jadilah teladan yang baik untuk anak-anakmu ya mak emak.

"Dan berbakti kepada Ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka." (QS. Maryam:32)

Banyak Jalan pahala

Do'anya Mustajab

Ridhonya adalah Ridho Allah

Wajib untuk dibahagiakan

Wajib Dihormati

Haram Disakiti


Nah, manteaman sebenarnya point- point yang di sebutkan di atas harus ada penjelasannya juga yak?. Tapi ntar deh aku lanjukan, dikarenakan saat ini bocil lagi sakit jadi kejar tanyang aja nulis nya. hhhe


 
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url



Beri Dukungan

Nih buat jajan